
Ciri-ciri tanaman: tumbuhan herba dengan batang
horizontal, setiap ruas keluar akar dan menjalar di tanah. Merupakan herba
tahunan tanpa batang, tetapi dengan rimpang pendek dan stolon-stolon yang
merayap dengan panjang 10 cm – 80 cm. Helai daun tunggal, bertangkai panjang
sekitar 5 cm – 15 cm berbentuk ginjal, dan pada pangkal berbentuk pelepah.
Tepinya bergerigi, dengan penampang 1 cm – 7 cm tersusun dalam roset yang
terdiri atas 2 – 10 helai daun, kadang-kadang agak berambut. Bunga berwarna
putih atau merah muda, tersusun dalam karangan berupa payung tunggal, 3 sampai
5 bersama-sama keluar dari ketiak daun, tangkai bunga 5 mm – 50 mm. Buah kecil
bergantung yang bentuknya lonjong/pipih panjang 2 – 2,5 mm, lebar lebih kurang
7 mm dan tinggi lebih kurang 3 mm, berlekuk 2, berwarna kuning kecoklatan dan
berdinding agak tebal, baunya wangi dan rasanya pahit. Tanaman ini sering kita
temukan di daerah - daerah, tetapi kita tidak tahu tentang manfaat dan
khasiatnya terutama buat kesehatan tubuh kita yang sangat bermanfaat untuk
selalu hidup sehat dengan obat tradisional alami dan Jaga selalu kesehatan
anda.
Asma dan Batuk jika kita sabar dan rutin mengkonsumsi daun pegagan insyaAlloh bisa sembuh caranya :
2 genggam pegagan segar dan air secukupnya
ditumbuk dan diperas untuk diambil airnya, diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir
selama 14 hari.
Sariawan usus dan disentri
2 genggam pegagan segar, 1 jari rimpang kunyit, 1 sendok teh rasuk angin (serbuk), 9 butir ketumbar, 110 ml air, ditumbuk, tambahkan air, dan disaring. Dididihkan dan minum 1 kali sehari 100 ml selama 7 hari.
Sariawan usus dan disentri
2 genggam pegagan segar, 1 jari rimpang kunyit, 1 sendok teh rasuk angin (serbuk), 9 butir ketumbar, 110 ml air, ditumbuk, tambahkan air, dan disaring. Dididihkan dan minum 1 kali sehari 100 ml selama 7 hari.

0 komentar:
Post a Comment